Sabtu, 07 November 2015

Tulisan Nasti : H-8


kabut tipis pun turun pelan pelan, di lembah kasih lembah mandalawangi. tetoooot. bukan bukan foto ini bukan di mandalawangi, tapi soal kabut yang turun pelan pelan benar adanya, pemandangan itu saya nikmati bersama teman terkasih Amanda yang tidak wangi. hahaha. Tidak wangi itu bukan berarti bau yak. *salam dua jari* *pis lope en gaul nda* 
manda masih inget gak sama celotehan mu waktu itu? aku tidak. tapi aku menemukan catatan kecil mu untuk yang sewaktu waktu terlupakan. soal kabut yang kita hadapi kala itu, yang menutupi langkah kita harus kemana. atau menutupi seseorang yang sedang menuju kita. kamu bilang bahwa pada saatnya nanti kabut itu akan turun dan hikmah di baliknya akan terbuka, terlihat jelas. Maka kita nikmati saja kabut itu. Indah juga kan. Iya indah.

Kini, kabut mu benar benar telah turun. dan menyingkap kan hikmah jawaban yang ada di baliknya dengan jelas. Sedang untuk ku, dia masih menggelayut mesra meminta ku menikmatinya lebih lama dari mu. 
Dan soal permintaan mu, untuk mengulangi moment itu "berempat" sepertinya harus tertunda sampai waktu yang tidak bisa aku tentukan. Tapi mungkin, kamu bisa menentukan waktunya. dengan membantu mencari tambahan satu orangnya. *nyengir*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar