Minggu, 08 Mei 2011

karena aku tak lagi dekat...


aku ingat seseorang mengingatkanku ...
______________________________________________________________________________________________
Ahli hikmah mengatakan. "Shadiiquka man abkaaka la man adhakaka". 

Teman sejatimu adalah yg mampu membuatmu menangis (sadar akan dosa dn maksiat) bukan yg 
membuatmu tertawa (sehingga lupa muhasabah dan tazkiyatun nafs) 

wahai diri yg lalai.. segeralah sadar! 
Wahai mereka yang betah bergelumur dosa, berhenti dan bertobatlah! 
Sampai kapankah berpaling dari ketaatan kepada Allah, dan lalai dari samudra kematian yang kian mengintai ?! 

Wahai jiwa..... 
Kasihanilah dirimu, dan tangisilah nasibmu. Sesungguhnya perjalanan ini jauh dan bekalmu hanya sedikit. Segeralah beramal untuk akhiratmu sebelum terlambat..! 


____________________________________________________________________________________________________

[tulisan tulisan sarah ramadhani]
#1
Tuhanku Maha Baik..
Tahukah kamu apa yang Dia lakukan untukku setiap hari ?
Dia selalu menutupi kemaksiatanku di waktu malam
dan kelalaianku di waktu siang.

Tuhanku Maha Baik..
Tahukah kamu apa yang Dia berikan padaku setiap hari ?
Dia memberiku udara yang dengannya aku dapat bernafas.
meski dalam hampir keseluruhan usia, aku lupa mengucap syukur.

Tuhanku Maha Baik..
Tahukah kamu apa yang dia limpahkan untukku setiap hari ?
Dia mengajarkanku Cinta.
meski setelah aku faham, aku tak tulus mencintai-Nya.

Tuhanku Maha Baik..
Selalu baik..

tapi suatu ketika aku jatuh.
aku jatuh pada dosa yang lebih halus nampak dari nampaknya semut hitam berjalan di atas batu dimalam kelam.

dan ketika aku jatuh..
Tuhanku membiarkan banyak orang makin menjatuhkanku dengan limpahan pujian mereka.
Pujian yang membuat hatiku besar dan berbangga.
aku yang sering lupa untuk bertobat..
tak merasa perlu untuk bersyukur..
dan
menduakan cinta dengan makhluk..
semakin dalam jatuh ke lubang itu.

Ketika itu..
Tuhan tak menegurku..
Dia membiarkan bangga ku menjadi-jadi.
hingga suatu masa ku temui mata ini basah.
merah.
membesar karna menangis sejadi-jadinya.

aku marah pada Tuhanku yang membiarkanku menari indah di atas dosa.
aku kecewa pada Dia yang mengacuhkanku begitu lama.

tapi aku bisa apa.
aku gali terus kemarahanku.
aku tak dapat apa-apa.
aku hanya temukan satu rasa.
Cinta.

dan kusadari airmataku malam ini adalah CintaNya.
aku fahami "diam"Nya semasa ini adalah jalan-Nya.
agar aku memahami..
bahwa fitrah manusia adalah benci akan dosa..

hari ini..yang Ku tahu..Cinta itu Indah.
dan apapun yang kamu punya untuk ditukarkan dengan rasa ini..
Demi Dzat yang ubun-ubunku ada dalam genggaman-Nya..
aku tak akan menukarnya.
tidak akan.
ku pastikan Tak akan pernah !



#2
aku tak pernah tahu dimana tempatku disisi-Nya..
tapi wallahi..dengan percaya diri tinggi, tak pernah satu haripun ku lewati tanpa bermaksiat kepadanya.

aku tak mungkin melihat harga diriku di mata-Nya..
namun dengan bangga, ku mengkhianati-Nya.

sungguh..! seandainya kumiliki malu..
niscaya aku takkan sejahil ini.

aku fahami di setiap hela nafas yang gratis ku nikmatii, bahwa Dia melihatku.
selalu.
tak sekedipan matapun Dia lalai akan kebusukanku.
tapi lagi-lagi aku memang tak punya malu.

menentang-Nya.
merasa tak butuh kepada-Nya.
berkhianat dengan jelas dihadapan penglihatan-Nya.
dan dengan BANGGA ku bagikan cerita busukku ke hadapan manusia.
padahal tak pernah sekalipun Dia membongkar aibku di hadapan hamba-Nya.
tapi lagi-lagi karna kebodohanku..aku membuka aibku sendiri.

lagi..lagi..

hmm..aku bahkan hampir tak percaya..
bagaimana Dia bisa begitu baik pada hamba yang durhaka.

aku tak pernah mampu memahami dengan keterbatasan akalku, apa alasan-Nya membelaku dihadapan makhluk lain padahal sungguh !
Demi Dzat yang ubun-ubunku berada di genggaman tangan-Nya..kedurhakaan telah melekat pekat dalam diriku.

aku tak habis fikir.
aku tak memahami.
dan akalku tak sampai pada penjelasan-Nya.

jika telah ingat semua, ingin rasanya kucoba nikmatnya "rasa malu".
tapi inilah aku.
jika malam beriman, maka esok pagi telah lupa lagi.
jika pagi beriman, maka malam tak ada jaminan bagi kunci durhakanya diri.

inilah aku.
manusia congkak yang tak ada satupun hal baik dalam diri kecuali kebusukan yang nyata.
inilah aku.
insan yang tak memiliki tempat berharga dimata Kekasih para kekasih, tapi dengan bangganya berjalan tegak penuh kebodohan.

inilah aku..aku..
yang ku sendiri tak merasa mengenal pribadi ini.

tapi Rabbi..meski aku makhluk terterbal wajahnya.
tak tahu malu dan tak tau diri,izinkan aku berucap sepatah kata.
semoga dapat sedikit membuat Engkau ridha sewaktu-waktu..

Laa ilaaha illallah..subhanallah wa bihamdiihi..subhanallahil 'adzim..

-------------------------------------------
T.T
T.T
T.T
T.T


poor me :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar