Langsung ke konten utama

Postingan

Lanjutan twit kemarin malam ...

Semalem tiba-tiba ada yang bilang gini ke gue. "Nanti kalo ana mati, anti ikut sholatin ana ya?" HAH? KAGET KAN... biasanya kata-kata semacem ini terjadi ketika ada orang di sekeliling kita yang meninggal. Tapi sebenernya mau sekaget apa juga. Kalian pasti setuju dan pengen banget nyampein pesen itu ke semua temen kita. Temen. Gak temen aja sih keluarga juga. Masalahnya,  temen ato keluarga kita tau ndak cara sholat jenazah? Nah, nanti sholatinnya gmn kalo ndak tahu ? kita sendiri tau nggak, gmn caranya? Cari tau deh ilmunya trus kasih tau ke keluarga kita  karena nanti ketika kita yang meninggal. Apakah kita bisa ngajarin mereka. Kan ndak? Kalo udah meninggal, terus misalnya yang ngerti kita doang, sedangkan orang di keluarga kita gak ada yang tau sama sekali gimana ngurus jenazah dengan benar, yang sesuai dengan qur'an dan sunnah sesuai pemahaman sahabat, trus nanti siapa yang bakal ngurus kita coba. Kalo diurus dengan cara yang kita udah tau kebenarannya. Emang...

Harga sebuah Hari Sabtu & Ahad

Memang, terlalu pagi untuk membicarakan hal-hal yang kurang menyenangkan. Hanya,bagiku, terlalu pagi berada disini sungguh menyenangkan juga jarang.  Bolehkah sekedar lebih lama tinggal. Kalian,muridku...  sudahkah terlalu sering terganggu tidurnya oleh suaraku ? Jadi, biarkan kali ini aku mengganggu tidur adik-adikku. Aku, berkali-kali memuji dalam hati melihat kalian, maka sekali-kali ketika sempat melihat adik-adikku, hatiku juga ingin memuji mereka. Berapa kali sudah aku mendengar keluhan kalian tentang pelajaran ini itu, bahkan pelajaran yang aku ajarkan, ah, adikku juga suka begitu ketika kuajarkan! dulu! Terlalu seringkah kalian mendengar cerita tentang adik-adikku yang membuat kita tertawa bersama. Jadi,bolehkah sesempatnya saja , aku menceritakan kalian ke adikku. Diantara sesaknya hari senin sampai jum'at, semoga aku masih memiliki sabtu ahad yang menyenangkan. bersama mereka, adik-adikku. Jadi, ketika nanti sabtu ahadku dirusak, hal-hal menyenangkan inilah ya...

Dalam hidup

Gue inget gimana suatu hari, gue takziyah ke rumah kk kelas yang Ayahnya meninggal dan sekaligus  mengunjungi temen gue yang baru lahiran. Waktu itu gue naik motor dari ke daerah Kaliabang bekasi trus lanjut ke daerah kedoya jakarta barat. Agak capek memang buat cewek yang rumahnya di jakpus ini. Tapi poinnya bukan itu. Hari itu,  dalam hari yang sama gue mencoba menyabarkan kk kelas gue yang baru aja ditinggal Ayahnya dan turut dibagi kebahagiaan oleh temen gue sendiri yang baru punya anak pertama.  Dalam hidup, tak (pernah) ada pilihan tentang siapa yang pergi dan siapa yang datang. Kita bahkan gak punya ide tentang ini semua, tentang gimana urutan terbaik kapan orang-orang terdekat kita pergi. Apalagi rencana-rencana mendatangkan orang baru tak pernah sama dengan perkiraan-perkiraan kita. Seperti sekarang ini, gue banyak bertemu dengan orang baru yang ndak ada habisnya gue syukuri. Di Sekolah tempat gue ngajar sekarang, di Sma boarding school khusus putri di daerah ...

Libur

hello world... don't you miss me write in this blog ? malam ini malam terakhir di rumah. besok udah harus ke luar negeri lagi . itu juga kalo bekasi udah lepas dari Indonesia. hhe .. liburan dua pekan ini manda manfaatin buat ngabisin waktu sama adik-adik yang unyu. siapa lagi kalo bukan : Ranti, Bimo dan Audrey. tiga adik manda yang selalu ngeselinnya ngagenin. trust me, walaupun cuma di Rumah doang, tapi kalo sama orang yang kalian sayang bakal beda cerita (ciyeh sayang adik nih ?!) diajarin Ranti bikin red velvet sama macaroni schootel . manda juga ngabisin waktu sama temen-temen manda . sempet jalan-jalan ke rumah hesti di Bogor bareng Uwit. ke  rumah kontrakan ka Yede bareng ka Nasti sama ka Eka. ketemu sama temen-temen sma yang dah lama ndak ketemu di Tabligh Akbar di JIC. "kita musafir ilmu, kita akan bertemu di kajian-kajian" ketemu Ka Catur dan ngobrol sampe lupa waktu uwais udah bisa manggil aku "lele manda" sempet bikin nangis uwais ...

Sederhana itu bahagia

Bahagia itu benar benar sederhana bagaimana tidak ? ketika gaji pertamamu yang tidak terlalu banyak, diterima dengan senang hati oleh ibumu sambil berucap syukur dan senyumnya terlihat ikhlas tentulah sederhana, ketika transkip nilai hasil kuliahmu selama empat tahun, dibuka dengan seksama oleh Bapakmu, tidak banyak kata yang keluar memang, tapi garis wajahnya jelas, matanya berkilat melihat kata : sangat memuaskan. kadang terkembang, seperti cupcake yang dibuat adik pertamamu khusus untuk kamu, jangan bandingkan rasanya dengan yang di toko-toko . jelas berbeda . disini ada rasa kebahagiaan ... polos saja, sepolos adik laki-lakimu yang tidak pernah peduli dengan penampilan,dan baju baru yang kau berikan dengan model tangan 7/8 membuatnya bertanya "ini baju belum jadi ya?" jelas-jelas jujur sejujur adik terakhirmu yang tidak gengsi menanyakan kapan pulang, selama itukah ? atau bertanya kapan berangkat, secepat itukah ? sederhana bukan! kutiplah kebahagiaan da...

Happy Graduation ras!

[011112] akhirnya kemaren kamis, Manda dkk wisuda. rasanya ... seneng banget pas tau duduk bareng-bareng sama temen temen yang selama empat taun belajar bareng, terlebih ternyata manda dapet no 65 dan dwi sama ipi 63 64 ... wuih berurutan tapi kenyataannya manda harus misah sendiri di belakang soalnya satu baris cuma ada 8 bangku. rasanya mau nangis aja, ngeliat mereka di seberang sana ... sudahlah ... rasa rasanya empat tahun begitu saja berlalu, tapi kalau diingat memang tidak begitu saja berlalu juga sih, pertemuan pertemuan dengan orang-orang yang berminat dengan fisika komputasi memiliki tempat tersendiri di perjalanan, inginnya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantu ... semuanya tanpa terlewat ... belum banyak insiprasi pas nulis nih , nanti lagi ya! maap ... Me with my parents

#LanjutS2

jangan mau menjadi yang disebutkan dalam firman Alloh ini: يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآَخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat benar-benar lalai.” (QS. Ar Ruum: 7). hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ “Barangsiapa yang menempuh jalan menuntut ilmu agama, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim) ayo ngaji ... tapi ngaji 'bener' ya (smile)