Langsung ke konten utama

Do'a perempuan biasa


Rabbi, aku mencintai ibuku, maka bila aku memang boleh menyayangi dan membahagiakannya, berilah kemampuan untuk menyayangi dan membahagiakannya. Bila kecukupan harta bisa membantuku membahagiakannya, sesungguhnya bukan harta yang aku minta. Tetapi bila cara itu memang bekerja, apa boleh buat, kenapa tidak jika aku memang harus menjadi orang yang kaya ? Sungguh sebenarnya bukan kekayaan yang aku inginkan, tetapi bila itu menjadi sebab bagi terwujudnya sesuatu yang kuharapkan dan Kau mengijinkannya, aku hanyalah perempuan biasa yang tak akan sanggup menolaknya.

Rabbi, aku menyanyangi bapakku, maka bila aku memang boleh membalas kebaikan hatinya yang telah menumbuhkan hidupku sampai ke titik ini, ijinkanlah aku melakukannya. Bila prestasi-prestasi, ketinggian pangkat dan derajat, posisi tawarku dihadapan masyarakat, dan apapun saja yang membanggakannya bisa menjadi perantara bagi untuk membahagiakannya. Sesungguhnya aku tak minta gemerlap dunia. Tetapi bila Engkau memperbolehkanku membalas kebaikan bapakku dan bila cara itu memang cukkup bekerja untuk mereaksikan senyawa kebahagiaan dihatinya, maka apa boleh buat, Rabbi, aku tidak akan macam-macam kepadaMu dengan lancang menolaknya.

Rabbi, aku menyanyangi adik-adikku, keluargaku. Aku juga tahu betapa mereka menyayangiku. Sia-sia hidupku jika tak pernah sanggup membahagiakan mereka. Maka tumbuhkanlah kepada diriku sayap-sayap kebaikan yang bisa membantu mereka menerbangkan do'a-do'a dan harapannya kepadaMu. Kabulkanlah do'a-do'a mereka. Ini bukan tentang menjadi seseorang, ini soal menjadi bagian dari rencana indah-Mu tentang hidup yang menghidupi dan hidup yang menghidupkan. 

-diambil dari buku Yang galau, yang meracau(Fahd Djibran)-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kurangi Insecure dengan Jurnal Syukur

Pernah ndak sih jadi Ibun itu insecure ? Jawabnya pernah , ini adalah kegundahan hatiku yang suka tiba-tiba muncul tidak jelas. Kalau lihat anak-anak, masya Allah seneng, trus berpikir, Allah udah kasih anak-anak ini ke Ibun, trus cara aku mensyukurinya gimana ya? Aku udah bener belum ya mendidik mereka? Kok aku gini-gini aja ya , ibu-ibu lain kelihatan hebat. Padahal aku Ibu rumah tangga yang di rumah aja , dikasih waktu lebih banyak sama Allah, udah bener belum ya memanfaatkannya. Dan seterusnya dan seterusnya yang ndak habis-habis. Jadi lebih capek jalanin hari-harinya kalau perasaan-perasaan tersebut ndak selesai. Jadi kali ini aku mau sharing tentang kelas menjurnal yang pernah aku ikuti dengan alasan-alasan di atas tadi. Alhamdulillah, awal tahun ini, tepatnya akhir Desember 2021, aku ikutan kelas menjurnal sederhana. Oiya ini yang ngadainnya kakak kelas waktu SMA kecintaan aku. Sepekan sekali selama sebulan, Kami dapat empat materi. Pekan pertama kita dapet tentang menjurnal ...

Bawelnya si manda

Mau ngeluh .. Hihihi.. Kampus makin malesin masa gue sbagai korban malah dicecer ribet deh ah .. Dasar cowok nggak bisa ngerasain jadi cewek , bodo' deh ama elo semua . Biarin aje dibilang kekanak -kanakan ... Daripada tertekan .. Ah gembel nih cewek aja oke oke aja .. Udeh ah masa bodo ... Hehehe.. Baru dua hari erjalan on aktifin fb ma twitter .kangen yah dasr addict haha ... Biarin biar gue elajar biasa , tanpa bawel sono sini cukup ipi, dwi, linda , ulan dan teman2 gue yg bertemu setiap hari dgr celotehan gue hehe ... Miss u folk ?? Project : project gue ama ipi plus ulan adalah ttg turbin angin .. Mmm udah 70 % insya Allh , pada do'ain gue ya .. Hehe ... Astagfirulloh lupa satu nama , kita jga sekelompok ama satu kaka kelas , mmm .. Ipi ama ulan mah ngerti knapa mmm ... Semua ortu dilibatin coz kita semua cwek , cewek2 tangguh ,insya Alloh , cz ada tmndi kelas juga yg sekelompk cowok tapi blm ketemu ide , gender nggak nentuin apa2 men .. Oya bsk mau re...

Review book : kemuning senja di beranda mekah

Buku karangan abu umar basyir setelah “sandiwara langit” ini bikin gue nangis , brapa kali ya ? lupa .karena saking bodohnya ama geografi, ku piker ini berlatar belakang mekah , nggak tau nya negeri kita indonesia di aceh nantinya . Buku ini bercerita tentang seorang wanita muslimah bernama Rafiqoh yang memiliki mata indah kebiru-biru an . si Rafiqoh adalah wanita yang berkerudung panjang dan hidup di keluarga yang kaya raya , banyaknya pejabat penting . Orang Tua dengan paham agama seadanya ini sering memandang Rafiqoh ekstrim berlebihan dan sebagainya . Sehingga suatu hari ayahnya rafiqoh ingin mengubah anaknya untuk tidak terlalu berlebihan dalam ber agama –mnurut bapaknya- , ia nikahkan dengan rekan bisnisnya bernama Pram, yang masih muda dan jago dalam berbisnis . selesai debat dengan bapaknya akhirnya rafiqoh mau juga untuk menikah dengan pram . Rafiqoh sangat mematuhi suaminya walaupun pram bukan pria idaman wanita muslimah , dengan keadaa...